KASUS (KAJIAN KHUSUS) - DEPRESIASI RUPIAH TERHADAP DOLAR AMERIKA SERIKAT DAN DAMPAKNYA PADA DAYA BELI MASYARAKAT INDONESIA



Nadhirotun Nida’ Fatimatuz Zahro1 , Nafilah Tsalatsa Harfiah1, Maulana1, Ahmad Jefril Azizi1, Rafli Maulana Adhipratama1 , Aura Reavina Aprilia1 

Mahasiswa Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember1

Email:nadhirotunnidaaa@gmail.com


Abstrak

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada tahun 2026 menjadi salah satu isu ekonomi yang berpotensi memengaruhi stabilitas perekonomian nasional, khususnya daya beli masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab depresiasi rupiah serta dampaknya terhadap inflasi dan daya beli masyarakat Indonesia. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Keuangan, serta berbagai jurnal dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik, seperti meningkatnya ketidakpastian ekonomi akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, penguatan dolar Amerika Serikat sebagai aset safe haven, tingginya suku bunga The Fed, arus keluar modal asing (capital outflow), serta meningkatnya permintaan valuta asing di dalam negeri. Depresiasi rupiah berpotensi meningkatkan harga barang impor dan biaya produksi melalui mekanisme exchange rate pass-through, yang pada akhirnya dapat menekan daya beli masyarakat. Namun demikian, hingga Mei 2026 tekanan inflasi masih berada dalam kisaran sasaran Bank Indonesia sehingga dampak pelemahan rupiah terhadap inflasi belum sepenuhnya ditransmisikan. Meskipun demikian, kelompok masyarakat berpendapatan menengah ke bawah tetap menjadi pihak yang paling rentan terhadap penurunan daya beli akibat meningkatnya biaya hidup. Oleh karena itu, diperlukan sinergi kebijakan moneter dan fiskal untuk menjaga stabilitas nilai tukar, mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Kata kunci: depresiasi rupiah, nilai tukar, inflasi, daya beli masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[ KABINET GEMA KARYA ] Logo Bidang dan Biro

[ KASUS – KAJIAN KHUSUS ] DINAMIKA ARUS KELUAR MODAL ASING DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STABILITAS EKONOMI INDONESIA