KELANA MOTIVASI ~ YUYUN, LULUSAN TERBAIK DAN TERCEPAT FIB UNIVERSITAS JEMBER, AKTIF BERKOMUNITAS, HINGGA MENEKUNI PERGERAKAN PEREMPUAN MEMBANGUN PERDAMAIAN
Yuyun, Lulusan Terbaik dan Tercepat FIB Universitas Jember, Aktif Berkomunitas, Hingga Menekuni Pergerakan Perempuan Membangun Perdamaian
Hallo Sahabat Ekonomi Pembangunan, kisah inspiratif kali ini datang dari mahasiswi yang bernama Yuyun Khairun Nisa ia lulusan terbaik FIB Universitas Jember, dan saat ini tengah fokus sebagai Aktivis Perempuan. Bagaimana kisah inspiratif yang disampaikan oleh Yuyun yuk simak di bawah ini!
Salah satu lulusan terbaik FIB Universitas Jember yang
sudah membuktikan manfaat aktif berkegiatan di luar kewajiban kuliah adalah
Yuyun Khairun Nisa biasa dipanggil Yuyun. Mahasiswi Program Studi Sastra
Inggris Fakultas Ilmu Budaya (FIB) kini ia sedang menekuni pergerakan perempuan membangun
perdamaian.
Yuyun
menjadi lulusan terbaik FIB Universitas Jember di wisuda periode III tahun
akademik 2022/2023. Yuyun menceritakan berbagai kegiatannya yang fokus pada
usaha pemerdayaan masyarakat terutama di gerakan perempuan, moderasi beragama dan
mendorong pengarusutamaan gender.
“Semenjak
kuliah saya aktif di beberapa organisasi seperti Peace Leader Indonesia sebagai
koordinator Jaringan dan Kemitraan, di Puan Menulis sebagai bendahara, dan saat
ini juga sebagai media dan campaign
staff She Builds Peace yang diinisiasi oleh Asian Muslim Action Network atau
AMAN Indonesia. Sementara organisasi internal saya aktif di Himpunan Mahasiswa
Jurusan Sastra Inggris yakni English Department Student Association dan
University Student English Forum,” ujar Yuyun.
Bagaimana
Yuyun menyelaraskan antara kuliah dengan kegiatan di luar kampus? “Saya kurang
tahu pasti bagaimana mengaturnya. Karena selama ini saya melakukan apa yang
saya sukai, sehingga tidak merasa keberatan dan mengganggu tugas kuliah.
Justru, saya merasa tugas kuliah saya banyak terbantu dari kegiatan di luar
kampus karena isu komunitas dengan mata kuliah ada benang merahnya. Di kampus
saya juga belajar tentang gender, relasi kuasa, dan lainya. Begitu juga
dikomunitas, mungkin karena ada satu rumpun yang sama, yakni ilmu humaniora. Tapi
waktu istirahat jadi berkurang, seperti jam tidur.” Ucap Yuyun.
Yang
pasti Yuyun menyarankan mahasiswa mengenali bakat dan passion masing-masing
terlebih dahulu. Menurutnya banyak mahasiswa yang merasa salah jurusan, tidak
menikmati materi dari jurusan yang dijalani, sehingga mempengaruhi proses
belajar dikampus sehingga menyebabkan susah untuk mendapatkan nilai yang bagus.
“Selain
itu juga doa sangat penting, istiqomah memohon kelancaran dalam proses belajar
di kampus. Dan tidak lupa juga saya memnita doa orang tua, khususnya ibu, dan
guru-guru saya agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti
pembelajaran di kampus. Apa yang saya peroleh, saya rasa adalah suatu
keberkahan dari doa-doa baik oleh orang sekitar saya” kata Yuyun.
Rajin
beraktivitas di luar kampus memberinya banyak pengalaman dan soft skill.
Seperti mendapatkan motivasi, inspirasi, dan semangat menebarkan kebaikan bersama
dan membangun relasi. Oleh karena itu selepas meninggalkan Kampus, Yuyun
bertekad tetap bergelut di gerakan perempuan membangun perdamaian, moderasi
beragama dan mendorong pengarusutamaan gender.
Yuyun
berpesan utuk menggali potensi sebanyak-banyaknya, mengembangkan dan berjejaring
di perkuliahan. Aktif berkegiatan di dalam maupun luar kampus. Ilmu yang
diperoleh di kelas harus dipraktekan di masyarakat. Berkegiatan menjadi turning
point atau titik balik meraih cita-cita. Saat ini Yuyun sudah dan sedang
memulai karir bersama gerakan perempuan AMAN Indonesia lebih 1 tahun
belakangan.
Quotes Motivasi:
"Sukses bukanlah kebetulan. Itu adalah kerja keras, ketekunan,
pembelajaran, belajar, pengorbanan dan yang terpenting, cinta akan apa yang
kamu lakukan atau pelajari." - Pele
https://www.instagram.com/uyunnisaaa?igsh=Y3VpY3ZqcngycmJ0
~ Bidang Hubungan Masyarakat
~ Biro Informasi dan Komunikasi
Komentar
Posting Komentar